KB – TK Marsudirini Solo – Kartini Day 2022

Kamis, 21 April 2022 yang lalu KB-TK Marsudirini menggelar peringatan Hari Kartini. Sekolah mengajak pendidik, karyawan dan anak-anak mengenakan busana adat/tradisional. Sejumlah 280 anak datang ke sekolah dengan mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Nusantara. Berbagai ekspresi ditunjukkan oleh anak-anak. Orangtua murid juga tampak antusias dalam menyambut kegiatan ini. Banyak diantara orangtua menanti-nantikan kesempatan memperingati hari istimewa ini, seperti yang dahulu mereka alami saat duduk di bangku sekolah.

Peringatan hari Kartini diawali dengan upacara bendera dengan Suster Maria Claudia OSF sebagai pembina upacara.

“Ibu Kartini adalah sosok wanita hebat, seorang  pejuang kemerdekaan bagi kaum wanita yang ada di Indonesia. Sebagai generasi penerus bangsa anak-anak dapat melanjutkan dan mewujudkan cita-cita ibu Kartini.” Pesan Suster Claudia membuka amanatnya.

“Jadilah anak yang mandiri, rajin ke sekolah, tidak rewel, tidak menangis, tetap bersukacita, happy, selalu tersenyum meskipun memakai masker karena murah senyum membuat badan kita tetep segar. Biasakan bersikap ramah jika bertemu dengan siapa saja, memberi salam hormat, saling menyayangi, dan mau bekerjasama dengan orang lain. Biasakan pula memaafkan teman yang bersalah dan berani minta maaf jika melakukan kesalahan. Tidak mudah marah baik dengan orang tua maupun  dengan teman-teman kita, selalu tekun dan bersikap sopan saat berdoa.” lanjut Suster Kepala Sekolah ini.

Selesai upacara bendera anak-anak bergiliran berfoto dengan photobooth “Mengeti Dinten Kartini.”

Ekspresi anak-anak sangat lucu dan menggemaskan, ada yang girang sekali dengan bajunya karena dilengkapi dengan asesoris yang kelap-kelip, mengenakan hiasan kepala/topi, blangkon, gelang kaki dan gelang tangan yang bergemerincing, memakai selop, dan sebagainya.

Orang tuapun menyambut baik kegiatan ini, sudah sejak seminggu sebelumnya mereka sudah mempersiapkan baju yang akan dikenakan putra-putrinya. Mereka bersemangat sekali karena kegiatan ini menjadi obat kangen (tamba kangen, red: Bahasa Jawa) bagi mereka yang mengikuti peringatan  hari Kartini dengan mengenakan busana adat di sekolah.

“Semua merespon kegiatan ini dengan baik, karena selama pandemi ini kita tidak pernah mengadakan event yang menyenangkan seperti ini.” Ungkap bunda Vivin yang menjadi penanggung jawab kegiatan. “Selain itu, kegiatan perayaan hari Kartini ini adalah awal dari agenda-agenda menarik lainnya di KB-TK Marsudirini Surakarta.”

“Kegiatan Kartini di sekolah kemarin simple tapi berkesan untuk Nayaka dan saya, orang tuanya. Anak-anak dapat melihat banyaknya baju adat khas dari daerah lain. Dan untuk Nayaka sendiri bisa bangga dengan mengenakan baju adat Batak, daerah asal Nayaka. Kerinduan kami akan kampung halaman terjembatani melalui event ini. Euforia kebhinekaan nya terasa sekali” kata Mama Nayaka, salah seorang siswa TK B4.

“Jadi melalui perayaan hari Kartini yang lalu saya bisa menjelaskan ke Nayaka. Semua anak laki laki atau perempuan dan dari daerah manapun bisa menikmati pendidikan yang sama. “ imbuh Mama Nayaka sembari tersenyum bahagia. (Vivin)

 

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.